Sebagai bentuk nyata pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dan bagian dari pelaksanaan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, sekelompok mahasiswa dari Program Studi Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan bakti sosial berupa gotong royong di sebuah tempat ibadah. Kegiatan tersebut berlangsung di Mushola Al-Falaah, yang berlokasi di Jl. Sasak Papan, Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Baca Juga : Inovasi di Dunia Pendidikan: Metode Pembelajaran Digital yang Memikat Hati Siswa
Aksi sosial ini dilaksanakan pada hari Minggu, 27 April 2025, dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum, khususnya tempat ibadah yang menjadi pusat kegiatan spiritual masyarakat. Selain itu, gotong royong ini juga dimaksudkan sebagai upaya membangun karakter mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan sosial dan mengamalkan nilai gotong royong sebagai bagian dari budaya bangsa.
Sebanyak delapan mahasiswa turut serta dalam kegiatan ini. Mereka secara sukarela dan penuh semangat membersihkan seluruh area Musholla Al-Falaah, dimulai dari bagian dalam hingga lingkungan sekitarnya. Para mahasiswa tampak antusias melakukan berbagai kegiatan pembersihan, antara lain menyapu dan mengepel lantai, mengelap dinding, serta merapikan dan membersihkan perlengkapan ibadah seperti sajadah, mukena, dan Al-Qur’an. Tidak hanya itu, mereka juga membersihkan area wudhu dan toilet agar lebih higienis dan nyaman digunakan oleh para jamaah.
Baca Juga : Digital Detox: Mengapa Penting untuk Melepaskan Diri dari Teknologi Sesekali?
Selain fokus pada bagian dalam mushola, para mahasiswa juga memberikan perhatian khusus terhadap lingkungan sekitarnya. Rumput liar dipotong, sampah-sampah yang berserakan dikumpulkan, dan halaman Musholla dirapikan agar tampak bersih dan asri. Upaya ini menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta memberikan contoh positif kepada masyarakat sekitar bahwa tempat ibadah harus dirawat dengan baik sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Ketua pengurus Musholla Al-Falaah menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa UBSI ini. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas inisiatif para mahasiswa yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu membersihkan Musholla . Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi kegiatan rutin dan mampu menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan seperti ini sangat kami apresiasi. Selain membantu kami dalam menjaga kebersihan Musholla, mereka juga memberikan inspirasi kepada warga sekitar, terutama para pemuda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan fasilitas umum,” ujar pengurus mushola dengan penuh haru.
Kegiatan gotong royong ini tidak hanya mencerminkan semangat kebersamaan, tetapi juga merupakan implementasi dari nilai-nilai Pancasila yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai seperti persatuan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab bersama ditanamkan melalui aksi nyata di lapangan. Dengan turut serta dalam kegiatan ini, para mahasiswa secara langsung mempraktikkan sila ketiga, yaitu “Persatuan Indonesia”, serta sila kedua, “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, dalam bentuk kepedulian terhadap fasilitas ibadah yang digunakan oleh banyak orang.
Dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan UBSI menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam diri mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa pendidikan tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga harus melibatkan pengalaman langsung di masyarakat agar mahasiswa dapat memahami konteks sosial dari materi yang mereka pelajari.
“Melalui kegiatan gotong royong ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori tentang kewarganegaraan, tetapi juga mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Mereka belajar tentang pentingnya kontribusi sosial, nilai kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.
Partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan ini juga sejalan dengan visi Universitas Bina Sarana Informatika dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki integritas moral dan jiwa sosial yang tinggi. UBSI mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial perguruan tinggi kepada lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman sosial, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat. Mereka diharapkan mampu menjadi contoh generasi muda yang aktif, peduli, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga dan merawat fasilitas umum, termasuk tempat ibadah.
Baca Juga : Kulineran di Bekasi: Tempat Makan Hits dengan Suasana Instagramable
Kegiatan gotong royong yang dilakukan di Musholla Al-Falaah ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dapat menciptakan sinergi yang bermanfaat bagi semua pihak. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya di mushola tersebut, tetapi juga di berbagai fasilitas umum lainnya. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar hidup dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari oleh generasi muda Indonesia.








