Pendidikan

Lewat Acara Beyond AI Outlook 2026 UBSI Kampus Cibitung Ajak Generasi Muda Siap Hadapi Era AI

×

Lewat Acara Beyond AI Outlook 2026 UBSI Kampus Cibitung Ajak Generasi Muda Siap Hadapi Era AI

Sebarkan artikel ini

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin masif menuntut generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga memahami dan memanfaatkannya secara cerdas. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cibitung sukses menggelar acara Beyond AI Outlook 2026 pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi wadah edukatif dan inspiratif bagi pelajar, mahasiswa, guru, serta masyarakat umum yang ingin memahami peran AI dalam dunia pendidikan dan bisnis masa depan.

Mengusung tema “Intelligent Innovation for Business Growth & Future Learning”, acara ini merupakan bagian dari Program CeriM AI (Cerdas & Mahir AI) yang menargetkan pelatihan AI bagi 5.000 guru dan 10.000 siswa/mahasiswa se-Indonesia. Kegiatan yang berlangsung secara langsung di Aula UBSI Kampus Cibitung, ini disambut antusias oleh peserta dari berbagai latar belakang.

Kepala Kampus UBSI Cibitung, Dian Ardiansyah, M.Kom, dalam keynote speech-nya menegaskan bahwa AI bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan kompetensi wajib di era digital. Ia menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Saat ini kita tidak bisa menghindari AI. Yang bisa kita lakukan adalah mempersiapkan diri agar mampu memanfaatkannya secara positif dan produktif. UBSI berkomitmen menjadi kampus yang aktif membekali mahasiswa dan masyarakat dengan literasi serta keterampilan AI yang aplikatif,” ujar Dian Ardiansyah.

Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan seperti Beyond AI Outlook 2026, UBSI ingin mendekatkan teknologi AI kepada generasi muda agar tidak lagi dianggap rumit atau menakutkan.

“AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi untuk membantu manusia bekerja lebih efektif dan kreatif,” tambahnya.

Acara ini juga menghadirkan Nicodias Palasara, M.Kom, seorang AI Specialist, yang membahas pemanfaatan AI secara praktis dalam kehidupan sehari-hari dan dunia pendidikan. Dalam paparannya, Nicodias menekankan pentingnya pola pikir terbuka terhadap teknologi.

“Banyak orang berpikir AI itu rumit dan hanya untuk programmer. Padahal, AI bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, asalkan kita tahu cara menggunakannya dengan tepat dan bertanggung jawab,” jelas Nicodias.

Ia menilai bahwa literasi AI harus dimulai sejak dini agar generasi muda tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis AI.

Sementara itu, Nurul Ichsan, M.Kom, CMO DICO sekaligus AI Enthusiast, mengulas peran strategis AI dalam dunia bisnis. Ia menyampaikan bahwa AI kini menjadi alat penting bagi pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing.

“Dengan AI, pelaku bisnis bisa menganalisis data lebih cepat, memahami perilaku konsumen, dan mengambil keputusan yang lebih akurat. Bisnis yang tidak beradaptasi dengan AI berisiko tertinggal,” ungkap Nurul.

Ia juga mendorong generasi muda untuk mulai melihat AI sebagai peluang, bukan ancaman.

“Anak muda hari ini punya kesempatan besar untuk menjadi inovator berbasis AI, baik di dunia startup, industri kreatif, maupun bisnis digital,” tambahnya.

Kegiatan Beyond AI Outlook 2026 dipandu oleh Farida Berlian Ubaydila Putri dan Zaskia Julianti Anjani sebagai Master of Ceremony. Keduanya berhasil menciptakan suasana acara yang santai namun tetap profesional, sehingga peserta merasa nyaman dan aktif terlibat dalam diskusi.

Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Salah satu peserta, Alea (18), mahasiswa UBSI Cibitung, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari acara ini.

“Selama ini saya cuma pakai AI sebatas tools biasa. Dari acara ini saya jadi paham bagaimana AI bisa dimanfaatkan lebih luas, terutama untuk bisnis dan pengembangan diri,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Alya (18), siswi SMK yang hadir sebagai peserta.

“Materinya ringan dan mudah dipahami. Jadi makin tertarik untuk kuliah di bidang teknologi, apalagi UBSI juga punya banyak program beasiswa,” katanya.

Selain materi dan diskusi, peserta juga mendapatkan berbagai manfaat seperti gratis registrasi, materi premium, doorprize, serta e-sertifikat. Pada kesempatan ini, UBSI Kampus Cibitung turut memperkenalkan program Beasiswa Jalur Undangan, Beasiswa Talenta Digital, dan Beasiswa Indonesia Juara sebagai bentuk komitmen dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas.

Melalui penyelenggaraan Beyond AI Outlook 2026, UBSI Kampus Cibitung menegaskan posisinya sebagai Kampus Digital Kreatif yang aktif mendorong inovasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal lahirnya generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga siap bersaing di era digital yang terus berkembang.

Bagi Sobat Hitz yang ingin menyiapkan masa depan sejak dini, memahami AI adalah langkah strategis. UBSI hadir sebagai mitra pendidikan yang siap mendampingi generasi muda menuju masa depan yang cerdas, adaptif, dan berdaya saing global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *