Cikarang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang kembali menggelar Orientasi Akademik Tahun Akademik 2025/2026 dengan penuh semangat. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap awal perkuliahan ini mengusung tema besar “Our Best Future”, sebuah ajakan positif bagi seluruh mahasiswa baru untuk bersama-sama menatap masa depan yang gemilang melalui pendidikan.
Baca Juga :
Orientasi Akademik UBSI Cikarang 2025: Langkah Awal Mahasiswa Baru Menuju Masa Depan Gemilang
Orientasi Akademik atau yang kerap disebut Ormik ini diselenggarakan selama dua hari, yaitu Rabu–Kamis, 17–18 September 2025. Khusus pada Sesi 2, Kamis (18/9/2025), acara berlangsung mulai pukul 18.30 hingga 21.30 WIB di Aula UBSI Kampus Cikarang, dengan dihadiri ratusan mahasiswa baru dari berbagai program studi.
Sesi kedua ini dipandu dengan penuh semangat oleh Febrian, mahasiswa Prodi Manajemen, yang dipercaya menjadi moderator. Kehadiran moderator dari kalangan mahasiswa memberikan nuansa lebih akrab dan membuat jalannya acara terasa hangat.
Untuk materi utama, kampus menghadirkan dua narasumber. Pertama, Rahayu Ningsih, M.Kom, Staf Prodi Teknologi Informasi yang menyampaikan materi akademik seputar sistem perkuliahan, kurikulum, dan layanan kampus. Kedua, Nurul Ichsan, M.Kom, Kepala Kampus UBSI Cikarang, yang memberikan materi non-akademik sekaligus membuka wawasan mahasiswa baru mengenai pentingnya mengasah keterampilan dan karakter selama masa studi.
Peserta yang hadir tidak kalah beragam. Sebanyak 230 mahasiswa baru dari enam program studi hadir memenuhi aula kampus, terdiri dari: Prodi Teknologi Informasi: 30 mahasiswa, Prodi Sistem Informasi: 19 mahasiswa, Prodi Ilmu Komunikasi: 22 mahasiswa, Prodi Akuntansi: 60 mahasiswa, Prodi Manajemen: 46 mahasiswa, dan Prodi Teknik Industri: 53 mahasiswa
Jumlah ini mencerminkan antusiasme tinggi para mahasiswa baru untuk mengikuti rangkaian orientasi secara serius dan bersemangat.
Acara dibuka dengan sambutan resmi dari Nurul Ichsan, M.Kom, selaku Kepala Kampus. Dalam pidatonya, beliau menekankan bahwa orientasi bukan hanya agenda formal, melainkan langkah awal membangun fondasi kehidupan kampus.
“Orientasi bukan sekadar pertemuan formal, tetapi fondasi awal bagi mahasiswa untuk membangun masa depan. UBSI Cikarang hadir bukan hanya untuk memberikan ilmu, melainkan juga membentuk karakter unggul yang siap menghadapi dunia kerja maupun berkontribusi di masyarakat,” ungkapnya penuh semangat.
Setelah sambutan, kegiatan berlanjut dengan sesi akademik yang dibawakan oleh Rahayu Ningsih, M.Kom. Beliau memberikan penjelasan mengenai kurikulum, metode perkuliahan, sistem belajar digital, hingga layanan akademik yang mendukung mahasiswa. Penjelasan ini dianggap penting agar mahasiswa baru tidak bingung saat memulai aktivitas perkuliahan resmi.
Tidak berhenti di situ, sesi non-akademik yang kembali diisi oleh Nurul Ichsan, M.Kom menghadirkan wawasan seputar kegiatan mahasiswa, peluang organisasi, serta ruang pengembangan diri di luar kelas. Melalui sesi ini, mahasiswa baru diperkenalkan pada berbagai komunitas, organisasi mahasiswa, hingga peluang untuk mengasah soft skill yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.
Orientasi Akademik kali ini juga menghadirkan perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa), yakni Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMSI) dan Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HMTI).
Mereka memaparkan visi, program kerja, serta manfaat bergabung dalam organisasi kemahasiswaan. Bagi mahasiswa baru, sesi ini menjadi ajang perkenalan awal tentang pentingnya aktif di kegiatan non-akademik. Organisasi mahasiswa bukan sekadar wadah kumpul, tetapi sarana pengembangan diri, melatih kepemimpinan, memperluas jaringan, dan meningkatkan rasa percaya diri.
“Lewat ormawa, mahasiswa bisa mengasah potensi sekaligus belajar memimpin, berorganisasi, dan bekerja sama. Ini adalah bekal nyata yang akan sangat berguna ketika lulus nanti,” ujar salah satu perwakilan HIMSI.
Salah satu momen istimewa dalam orientasi ini adalah kegiatan penanaman pohon di area kampus. Aksi ini dilakukan bersama-sama oleh mahasiswa baru, dosen, serta panitia sebagai bentuk nyata pengabdian masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.
Penanaman pohon bukan hanya aktivitas seremonial, tetapi simbol komitmen UBSI dalam menjaga kelestarian lingkungan. Harapannya, mahasiswa baru dapat membawa semangat peduli lingkungan ke dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme mahasiswa baru terasa sepanjang acara. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, bahkan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap informasi kampus.
Dengan berakhirnya Orientasi Akademik Sesi 2, UBSI Cikarang kembali menegaskan posisinya sebagai kampus digital kreatif yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter, soft skill, dan kepedulian sosial.
Tema “Our Best Future” bukan hanya slogan, melainkan semangat yang ditanamkan sejak hari pertama mahasiswa menjejakkan kaki di kampus. Orientasi menjadi gerbang menuju pengalaman belajar yang lebih luas, tidak hanya di ruang kelas tetapi juga melalui kegiatan organisasi, pengabdian masyarakat, serta kolaborasi antar mahasiswa lintas prodi.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa baru. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi insan akademik yang cerdas, tetapi juga pribadi yang peduli lingkungan, siap berkolaborasi, dan mampu menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.
Orientasi Akademik UBSI Cikarang Sesi 2 membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal teori dan praktik di ruang kelas, tetapi juga soal membangun karakter, kepedulian, dan semangat kebersamaan. Melalui rangkaian kegiatan mulai dari sambutan, pemaparan akademik, pengenalan ormawa, hingga penanaman pohon, mahasiswa baru diajak untuk memahami makna sebenarnya dari tema “Our Best Future”.
Baca Juga :
Tips Mengatur Keuangan Mahasiswa Hemat Tapi Tetap Produktif
Dengan semangat itu, UBSI Cikarang optimis bahwa para mahasiswa baru angkatan 2025/2026 akan mampu menapaki perjalanan akademik dengan penuh semangat, serta siap menjadi generasi muda yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era digital.








