PendidikanEvent

Mahasiswa Universitas BSI Edukasi Nilai-Nilai Keislaman Untuk Santri TPQ An-Nadhiyah Cikarang Selatan

×

Mahasiswa Universitas BSI Edukasi Nilai-Nilai Keislaman Untuk Santri TPQ An-Nadhiyah Cikarang Selatan

Sebarkan artikel ini

CIKARANG SELATAN – Komitmen mahasiswa dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Kali ini, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) menggelar kegiatan edukasi nilai-nilai keislaman bagi para santri di TPQ An-Nadhiyah, Cikarang Selatan, pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana hangat, interaktif, dan penuh antusiasme dari para peserta.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga pengabdian kepada masyarakat. Melalui program tersebut, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang dimiliki secara langsung kepada masyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga: UBSI Cibitung Sukses Gelar Aksi Sosial Berbagi Sesama Insan

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memilih tema edukasi nilai-nilai keislaman karena menilai bahwa penanaman karakter dan pemahaman agama sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak baik. Anak-anak TPQ menjadi sasaran utama kegiatan karena berada pada fase perkembangan yang tepat untuk menerima pembelajaran mengenai akhlak, moral, dan nilai-nilai agama yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua pelaksana Pengabdian Masyarakat, Rifdah Rohadotul Aisy, menjelaskan bahwa materi yang diberikan dirancang agar mudah dipahami oleh anak-anak. Tidak hanya melalui metode ceramah, penyampaian materi juga dilakukan dengan pendekatan yang lebih menarik dan menyenangkan sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan dengan antusias.

“Kami memberikan materi mengenai nilai-nilai keislaman seperti pentingnya berbuat baik, menghormati orang tua dan guru, serta memahami tentang surga dan neraka dengan metode yang interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab, permainan edukatif, dan pemberian hadiah untuk meningkatkan antusias peserta,” ujar Rifdah.

Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah mahasiswa Universitas BSI yang tergabung dalam satu kelompok Pengabdian Masyarakat, yaitu Andhika Syamsul Falah, Aulia Syafira Yahya, Defa Raihan Agis, Kamila Putri Navisu, Livia Chintya Bella, Lutfhi Nurlaila Zahra, Naura Rahma Alia, Nero Aziz Saputra, Rifki Gustav Ramadhan, dan Shania Nur Wulan Sari. Mereka bekerja sama dalam menyusun materi, memandu jalannya kegiatan, serta berinteraksi langsung dengan para peserta.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah penggunaan metode pembelajaran yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Di era digital saat ini, mahasiswa menilai bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif lebih efektif dibandingkan metode satu arah. Oleh karena itu, materi keislaman dikemas melalui permainan edukatif, komunikasi dua arah, dan aktivitas yang melibatkan partisipasi aktif para santri. Pendekatan tersebut bertujuan agar anak-anak lebih mudah memahami materi sekaligus merasa nyaman selama proses belajar berlangsung.

Baca Juga: Mahasiswa Akuntansi Gelar Pengabdian Masyarakat di Cibitung, Tanamkan Cinta Tanah Air Lewat Seni Bela Diri

Hasilnya terlihat dari tingginya antusiasme peserta sepanjang kegiatan. Para santri aktif menjawab pertanyaan yang diberikan, mengikuti permainan edukatif dengan semangat, serta berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Tidak sedikit peserta yang menunjukkan keberanian untuk menyampaikan pendapat maupun menjawab pertanyaan di depan teman-temannya. Suasana belajar yang menyenangkan membuat anak-anak lebih percaya diri dan lebih mudah menerima materi yang disampaikan.

Dari sisi pendidikan karakter, kegiatan ini memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memberikan pemahaman agama. Mahasiswa berharap para santri dapat menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghormati orang tua, menghargai guru, berperilaku baik kepada sesama, serta membiasakan diri menjalankan ajaran agama sejak dini. Melalui pembelajaran yang sederhana namun bermakna, anak-anak diharapkan mampu membangun fondasi moral dan spiritual yang kuat untuk masa depan mereka.

Selain memberikan materi edukasi, mahasiswa juga menyisipkan sesi motivasi pada akhir kegiatan. Dalam sesi tersebut, para peserta diajak untuk terus semangat belajar agama, rajin beribadah, dan tidak ragu menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Pesan-pesan motivasi tersebut disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga dapat diterima dengan baik oleh para santri.

Kemeriahan kegiatan semakin terasa dengan adanya pemberian hadiah kepada peserta yang aktif selama acara berlangsung. Hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi anak-anak agar semakin bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Kehadiran unsur permainan dan penghargaan membuat suasana kegiatan menjadi lebih hidup dan menyenangkan hingga acara berakhir.

Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, mahasiswa Universitas BSI berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi para santri TPQ An-Nadhiyah Cikarang Selatan. Tidak hanya sebagai sarana berbagi ilmu, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Dengan dukungan metode pembelajaran yang interaktif dan pendekatan yang ramah anak, program ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus mempelajari dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *