<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>operator &#8211; BekasiHitz.com</title>
	<atom:link href="https://bekasihitz.com/author/operator/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bekasihitz.com</link>
	<description>Trendsetter Generasi Hitz</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 02:26:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bekasihitz.com/wp-content/uploads/2024/07/cropped-Logo-Favicon-1-80x80.png</url>
	<title>operator &#8211; BekasiHitz.com</title>
	<link>https://bekasihitz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa UBSI Bekali Siswa SMPN 14 Bekasi dengan Pelatihan Canva untuk Visualisasi Informasi</title>
		<link>https://bekasihitz.com/mahasiswa-ubsi-bekali-siswa-smpn-14-bekasi-dengan-pelatihan-canva-untuk-visualisasi-informasi/</link>
					<comments>https://bekasihitz.com/mahasiswa-ubsi-bekali-siswa-smpn-14-bekasi-dengan-pelatihan-canva-untuk-visualisasi-informasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[operator]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 02:26:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[canva]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasihitz.com/?p=2090</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Program...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Program Studi Informatika sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) di <strong>SMP Negeri 14 Bekasi </strong>pada (18/11/2025). Kegiatan ini menyasar siswa sebagai peserta utama dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menghasilkan media visual yang menarik dan informatif melalui aplikasi Canva.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengusung tema <strong>“Pemanfaatan Canva sebagai Media Analisis dan Visualisasi Sistem Informasi”</strong>, kegiatan ini dirancang agar siswa mampu membuat poster, infografis, hingga materi presentasi yang lebih rapi dan komunikatif. Canva dipilih karena mudah digunakan serta relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.</p>
<p>Pelatihan dibagi menjadi dua bagian. Pada sesi pertama, peserta dikenalkan dengan fitur-fitur dasar Canva, pilihan template, dan prinsip dasar desain sederhana. Sesi kedua diisi dengan praktik langsung, di mana siswa membuat poster atau infografis sesuai arahan. Selama kegiatan, siswa terlihat antusias dan aktif bertanya, terutama saat mencoba memadukan warna, ikon, dan teks agar desain mereka lebih menarik.</p>
<p>Ketua pelaksana menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bekal awal bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dalam menyajikan informasi. <em>“Kami ingin memberikan pengalaman yang bisa langsung dipraktikkan siswa dalam tugas sekolah mereka. Canva merupakan media yang sederhana namun sangat efektif untuk melatih keterampilan visual dan digital,” </em>ujarnya.</p>
<p>Pihak sekolah pun menyambut baik kolaborasi ini. Guru pendamping menyampaikan apresiasinya atas materi yang diberikan. <em>“Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat karena membantu siswa melihat bahwa penyampaian informasi bisa dibuat lebih menarik. Selain itu, aplikasi Canva juga mudah digunakan sehingga mereka bisa langsung mempraktikkannya,” </em>ungkapnya.</p>
<p>Kegiatan berlangsung lancar dan interaktif; terlihat dari semangat siswa saat mencoba membuat desain dan hasil karya mereka yang cukup kreatif. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi modal bagi siswa untuk mendukung proses belajar serta meningkatkan kemampuan literasi digital di lingkungan sekolah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasihitz.com/mahasiswa-ubsi-bekali-siswa-smpn-14-bekasi-dengan-pelatihan-canva-untuk-visualisasi-informasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesta kuliner terbesar di Cikarang: ada apa aja sih?</title>
		<link>https://bekasihitz.com/pesta-kuliner-terbesar-di-cikarang-ada-apa-aja-sih/</link>
					<comments>https://bekasihitz.com/pesta-kuliner-terbesar-di-cikarang-ada-apa-aja-sih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[operator]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 11:20:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasihitz.com/?p=2087</guid>

					<description><![CDATA[Cikarang, 11 Januari 2026 – Memasuki pertengahan Januari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Cikarang, 11 Januari 2026 </b>– Memasuki pertengahan Januari 2026, antusiasme masyarakat<br />
Cikarang terhadap tren kuliner viral masih terasa hangat, Meskipun kalender telah berganti ke<br />
tahun 2026, perbincangan mengenai geliat ekonomi kreatif dan wisata kuliner di Cikarang<br />
masih didominasi oleh kenangan manis dari gelaran Road Show Kuliner Viral Indonesia yang<br />
berlangsung di akhir tahun 2025 lalu. Festival yang mengambil tempat di Lippo Mall<br />
Cikarang ini bukan sekadar bazar makanan biasa, melainkan sebuah fenomena budaya pop<br />
yang berhasil menyatukan ribuan orang dalam satu tujuan: menjelajahi rasa.<br />
<b>Kuliner di Kota Industri</b><br />
Cikarang yang selama ini dikenal sebagai kawasan industri yang sibuk, seolah mendapatkan<br />
napas baru saat acara ini berlangsung dari tanggal 26 November hingga 7 Desember 2025.<br />
Dengan jam operasional yang dimulai dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, festival ini<br />
menjadi destinasi utama bagi para pekerja pabrik, mahasiswa, hingga keluarga yang mencari<br />
hiburan berkualitas di sela-sela kesibukan mereka.<br />
Skala acara ini tergolong masif dan memecahkan rekor lokal di kawasannya. Berdasarkan<br />
pantauan langsung di lapangan, terdapat setidaknya 200 tenant yang ikut berpartisipasi. Tidak<br />
tanggung-tanggung, para pengunjung disuguhi dengan total 1.000 varian menu yang berbeda.<br />
Hal yang paling membanggakan dan menjadi nilai tambah utama bagi masyarakat adalah<br />
jaminan bahwa seluruh sajian yang ditawarkan adalah 100% halal, memberikan rasa aman<br />
bagi seluruh lapisan konsumen.<br />
<b>Petualangan Rasa Tanpa Batas</b><br />
Daya tarik utama dari festival ini adalah kemampuannya menghadirkan cita rasa internasional<br />
ke jantung Cikarang. Salah satu stan yang paling ramai dikunjungi adalah stan yang<br />
menyajikan <i>Somtam</i>, atau rujak khas Thailand. Hidangan ini dibanderol dengan harga<br />
Rp59.000, sebuah angka yang mungkin terdengar cukup tinggi untuk kategori kudapan,<br />
namun terbukti sebanding dengan kualitas yang diberikan. Kesegaran bahan, perpaduan rasa<br />
asam yang pas, serta tekstur renyah dari pepaya mudanya membuat menu ini mendapatkan<br />
predikat <i>worth it </i>dari para pengunjung.<br />
Selain hidangan dari Negeri Gajah Putih, beberapa pengunjung juga tertarik dengan susu<br />
coklat ala Malaysia, Keunikan rasa yang lebih pekat dan kental dari versi aslinya di Malaysia<br />
memberikan pengalaman nostalgia bagi mereka yang pernah berkunjung ke sana, atau rasa<br />
penasaran yang terbayar bagi yang baru mencicipinya.<br />
Tak lengkap rasanya menjelajahi kuliner pedas dan berbumbu tanpa adanya minuman<br />
pendamping. Festival ini menawarkan berbagai minuman kekinian yang menyegarkan,<br />
seperti perpaduan buah mangga dan leci yang manis nan <i>creamy</i>, serta minuman berbasis<br />
lemon dengan tambahan daun mint yang memberikan sensasi dingin maksimal untuk<br />
mengusir gerah di siang hari.<br />
<b>Sudut Pandang Jurnalistik Mahasiswa</b><br />
Di balik kemeriahan dan kepulan asap masakan yang menggugah selera, terdapat kerja keras<br />
tim jurnalisme muda yang mendokumentasikan setiap momen berharga ini. Liputan ini lahir<br />
dari tangan kreatif para mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bina Sarana<br />
Informatika (UBSI), khususnya dari Kelas 44.3A.24.<br />
Proyek ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah yang bertujuan untuk mengasah<br />
kemampuan mahasiswa dalam meliput peristiwa nyata di lapangan secara objektif dan<br />
menarik. Tim jurnalis yang tergabung dalam Kelompok 1 ini terdiri dari lima orang<br />
mahasiswa berdedikasi:<br />
● Adelen Dewi Haryadian<br />
● Claudia Lestari Sihombing<br />
● Blessed Lewi Prinsof Andra Kurniawan<br />
● Jelita Sukma Sanggarwati Pursidi<br />
● Thoriq Azzam – reporter lapangan.<br />
<b>Penutup: Harapan untuk Masa Depan Kuliner Cikarang</b><br />
Meskipun acara tersebut telah berakhir sebulan yang lalu, dampaknya terhadap ekosistem<br />
kuliner di Cikarang tetap membekas. Keberhasilan festival ini membuktikan bahwa<br />
masyarakat memiliki minat yang sangat tinggi terhadap inovasi kuliner dan ruang publik<br />
yang inklusif. Hal ini juga menjadi sinyal positif bagi para pelaku UMKM dan pemilik bisnis<br />
kuliner viral untuk terus menghadirkan kejutan-kejutan rasa di tahun 2026 ini.<br />
Bagi yang melewatkan kemeriahan tersebut, dokumentasi digital yang dibuat oleh tim<br />
mahasiswa ini menjadi pengingat betapa meriahnya pusat kota Cikarang saat itu. Kita tentu<br />
berharap bahwa di tahun-tahun mendatang, Lippo Mall Cikarang dan penyelenggara lainnya<br />
dapat kembali mengadakan Road Show serupa dengan skala yang lebih besar dan inovasi<br />
menu yang jauh lebih beragam.<br />
Selamat datang di tahun 2026, tahun di mana kita berharap petualangan rasa seperti ini akan<br />
semakin sering menyapa dan memanjakan lidah kita semua.<br />
Informasi lebih lanjut mengenai keseruan acara ini dapat dilihat langsung melalui video<br />
berikut: Link Video<b>: </b>https://youtu.be/OFTXxnl1J0E?si=ISHyAX2yYSDHHc9-</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasihitz.com/pesta-kuliner-terbesar-di-cikarang-ada-apa-aja-sih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Kenali Diri dan Tangani Stres Untuk Mahasiswa</title>
		<link>https://bekasihitz.com/cara-kenali-diri-dan-tangani-stres-untuk-mahasiswa/</link>
					<comments>https://bekasihitz.com/cara-kenali-diri-dan-tangani-stres-untuk-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[operator]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 11:18:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasihitz.com/?p=2084</guid>

					<description><![CDATA[Cikarang, 11 Januari 2026 – Memasuki awal tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Cikarang, 11 Januari 2026 – Memasuki awal tahun 2026, pembahasan mengenai<br />
kesejahteraan emosional di lingkungan perguruan tinggi kian memanas seiring dengan<br />
meningkatnya tekanan hidup yang dihadapi oleh generasi muda. Isu kesehatan mental<br />
mahasiswa saat ini bukan lagi sekadar perbincangan di media sosial, melainkan sudah<br />
mencapai tahap krisis yang memerlukan langkah nyata dari berbagai elemen institusi.<br />
Fenomena ini tercermin jelas dalam hasil survei yang melibatkan 40 responden dari kalangan<br />
mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Cikarang.<br />
Data tersebut menunjukkan sebuah realitas pahit bahwa mayoritas mahasiswa sedang<br />
berjuang melawan stres yang sangat berat, di mana tekanan akademik yang menuntut standar<br />
tinggi serta masalah ekonomi menjadi dua beban utama yang saling menghimpit<br />
kesejahteraan psikis mereka.<br />
Menanggapi fenomena yang mengkhawatirkan ini, Jihan Fidinia Dwitami, seorang<br />
mahasiswa semester akhir Program Studi Psikologi Universitas Paramadina Cikarang yang<br />
juga aktif sebagai konselor dan asisten laboratorium, memberikan pandangan profesionalnya.<br />
Dalam sebuah sesi wawancara yang dilakukan di lingkungan kampus Universitas<br />
Paramadina, Jihan Fidinia Dwitami menekankan bahwa hal mendasar yang sering dilupakan<br />
oleh mahasiswa adalah kemampuan untuk mengenali diri sendiri sebelum terjebak dalam<br />
pusaran stres.<br />
Menurut Jihan, pemahaman mendalam mengenai sumber stres atau <i>stressor </i>merupakan<br />
langkah awal yang krusial. Mahasiswa perlu melakukan refleksi apakah tekanan yang mereka<br />
rasakan murni berasal dari beban tugas perkuliahan, ketidakmampuan mengelola waktu, atau<br />
justru faktor eksternal lainnya.<br />
Pengelolaan waktu yang buruk serta pengabaian terhadap pola hidup sehat, seperti durasi<br />
tidur yang tidak konsisten, sering kali menjadi pemicu utama yang memperparah kondisi<br />
mental mahasiswa tanpa mereka sadari secara langsung.<br />
Lebih lanjut, Jihan Fidinia Dwitami menjelaskan bahwa pola tidur bukan hanya sekadar<br />
aktivitas istirahat, melainkan bagian dari regulasi emosi. Banyak mahasiswa yang terjebak<br />
dalam pola pikir bahwa begadang adalah sebuah keniscayaan dalam dunia akademik, padahal<br />
kurang tidur secara sistematis akan menurunkan kemampuan otak dalam memproses emosi<br />
negatif, yang pada akhirnya akan meningkatkan sensitivitas terhadap stres.<br />
Selain pola tidur, ia juga menyoroti manajemen waktu sebagai keterampilan hidup yang<br />
sering kali disepelekan. Kegagalan dalam membagi waktu antara aktivitas organisasi, tugas<br />
kuliah, dan kehidupan pribadi akan menciptakan tekanan yang terakumulasi.<br />
Jika akumulasi ini tidak dikelola dengan teknik relaksasi atau koping yang tepat, maka<br />
mahasiswa akan sangat rentan mengalami gangguan kesehatan mental yang lebih serius,<br />
mulai dari kecemasan berlebih hingga gejala depresi ringan yang dapat menghambat fungsi<br />
sosial maupun akademik mereka.<br />
Hasil survei yang dilakukan tim jurnalis juga menyingkap fakta lain yang tidak kalah penting,<br />
yaitu adanya persepsi kuat di kalangan mahasiswa bahwa institusi kampus masih<br />
menunjukkan sikap yang kurang peduli terhadap kesejahteraan mental mahasiswanya.<br />
Responden secara kolektif menyuarakan bahwa fasilitas kesehatan mental di lingkungan<br />
kampus, khususnya di wilayah Cikarang, masih sangat minim dan sulit diakses. Tidak adanya<br />
wadah konsultasi yang mumpuni serta terbatasnya ruang aman bagi mahasiswa untuk<br />
bercerita tanpa takut akan stigma, membuat banyak dari mereka memilih untuk melakukan<br />
penanganan mandiri atau <i>self-coping</i>.<br />
Ironisnya, metode penanganan mandiri yang paling banyak dilakukan adalah tidur dalam<br />
waktu yang sangat lama sebagai bentuk pelarian. Menanggapi hal ini, Jihan Fidinia Dwitami<br />
memberikan peringatan keras bahwa meskipun tidur bisa memberikan ketenangan sesaat,<br />
tindakan tersebut bukanlah solusi jangka panjang.<br />
Jika pola pelarian ini terus berlanjut tanpa adanya intervensi dari tenaga ahli, hal tersebut<br />
justru akan memperparah kondisi psikis karena individu kehilangan kesempatan untuk<br />
mengidentifikasi dan menyelesaikan akar masalah dari stres yang dialaminya.<br />
Melihat krisis yang sedang terjadi, diperlukan langkah-langkah strategis yang bersifat<br />
sistemik dan berkelanjutan dari pihak kampus. Jihan Fidinia Dwitami mengusulkan agar<br />
setiap program studi mulai memprioritaskan penyediaan layanan psikologi yang profesional<br />
dan mudah dijangkau.<br />
Selain itu, kegiatan edukatif seperti seminar kesehatan mental tidak boleh lagi dianggap<br />
sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan harus diadakan secara rutin, misalnya setiap<br />
tiga bulan sekali, untuk membangun literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa.<br />
Peran organisasi mahasiswa, seperti Himpunan Mahasiswa (Hima), juga menjadi sangat<br />
krusial dalam hal ini. Organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi lini terdepan dalam<br />
menciptakan aktivitas relaksasi yang inklusif, seperti program makrab yang difokuskan pada<br />
pengenalan diri atau sesi berbagi pengalaman yang dipimpin oleh ketua himpunan guna<br />
membangun solidaritas emosional antar-mahasiswa.<br />
Dengan adanya dukungan dari lingkungan terdekat, mahasiswa akan merasa lebih didengar<br />
dan memiliki sistem pendukung yang kuat.<br />
Selain dukungan institusi, Jihan Fidinia Dwitami juga menekankan pentingnya strategi<br />
pribadi bagi setiap individu mahasiswa dalam menghadapi ketidakpastian masa depan. Ia<br />
menyarankan agar generasi sekarang lebih fokus pada apa yang sedang mereka jalani saat ini<br />
tanpa terlalu terbebani oleh ketakutan akan kegagalan yang belum terjadi.<br />
Salah satu metode yang dianjurkan adalah pembuatan perencanaan kegiatan yang mendetail<br />
dari poin A sampai Z. Namun, perencanaan ini harus dibarengi dengan mentalitas yang<br />
fleksibel; ketika rencana utama mengalami kendala atau sedikit meleset, mahasiswa<br />
diharapkan tidak langsung merasa gagal, melainkan mampu beralih ke rencana cadangan<br />
yang telah disiapkan.<br />
Dengan memiliki peta jalan yang jelas namun tetap adaptif, tingkat kecemasan terhadap<br />
kegagalan dapat diminimalisir secara signifikan. Hal ini akan membantu mahasiswa untuk<br />
tetap tenang dan fokus dalam mencapai target-target akademis maupun pribadi mereka.<br />
Sebagai penutup, isu kesehatan mental di kalangan mahasiswa adalah tanggung jawab<br />
kolektif yang melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, hingga kesadaran individu itu<br />
sendiri.<br />
Upaya pemerintah untuk memperluas layanan konseling dan edukasi publik harus disambut<br />
baik oleh masyarakat dengan cara menghilangkan stigma negatif terhadap penderita<br />
gangguan mental.<br />
Ruang-ruang aman untuk saling mendengar dan peduli harus terus dibangun agar tidak ada<br />
lagi mahasiswa yang merasa sendirian dalam menghadapi tekanan hidupnya. Masyarakat dan<br />
pihak kampus harus mulai memandang kesehatan mental sebagai aset yang sama berharganya<br />
dengan prestasi akademik.<br />
Tanpa jiwa yang sehat, potensi intelektual mahasiswa tidak akan dapat berkembang secara<br />
maksimal untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa di masa depan.<br />
<b>Tim Redaksi &amp; Produksi</b><br />
Liputan berita ini disusun oleh tim jurnalis mahasiswa dari Program Studi Ilmu Komunikasi,<br />
Kelas 44.3A.24, sebagai bagian dari tugas mata kuliah Online Journalism (Liputan Berita<br />
Hard News):<br />
● Thoriq Azzam – Reporter Lapangan<br />
● Adelen Dewi Haryadian<br />
● Claudia Lestari Sihombing<br />
● Blessed Lewi Prinsof Andra Kurniawan<br />
● Jelita Sukma Sanggarwati Pursidi<br />
untuk detail lebih lanjut mengenai penanganan isu kesehatan mental, dapat dilihat melalui<br />
link video berikut: https://youtu.be/cH7mh6-OaMA?si=Kwk4gKXHbuDZIRWI</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasihitz.com/cara-kenali-diri-dan-tangani-stres-untuk-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arus Kendaraan di Depan Stasiun Cikarang Padat pada Sore Hari</title>
		<link>https://bekasihitz.com/arus-kendaraan-di-depan-stasiun-cikarang-padat-pada-sore-hari/</link>
					<comments>https://bekasihitz.com/arus-kendaraan-di-depan-stasiun-cikarang-padat-pada-sore-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[operator]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 01:53:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasihitz.com/?p=2081</guid>

					<description><![CDATA[Cikarang, 8 Desember 2025  &#8211; Kepadatan arus kendaraan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cikarang, 8 Desember 2025  &#8211; </strong>Kepadatan arus kendaraan di sekitar Stasiun Cikarang menjadi fenomena yang rutin terjadi, terutama pada sore hari. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat yang pulang kerja, pengguna kendaraan pribadi, angkutan umum, dan pengemudi ojek online. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga memengaruhi aktivitas pedagang dan mobilitas masyarakat di sekitar stasiun.</p>
<p><strong>Kepadatan Rutin pada Jam Sibuk</strong></p>
<p>Kepadatan lalu lintas di area Stasiun Cikarang terlihat meningkat pada sore hari. Hal ini berkaitan dengan tingginya mobilitas masyarakat yang pulang kerja, serta banyaknya kendaraan pribadi dan angkutan umum yang keluar-masuk melalui jalur yang sama. Kondisi ini membuat perjalanan di area stasiun menjadi lebih lambat dan membutuhkan perhatian ekstra dari pengendara maupun pihak berwenang.</p>
<p>Berdasarkan wawancara dengan Haji Adi Kusnadi, pengemudi ojek online yang telah mangkal di area Stasiun Cikarang selama kurang lebih satu tahun, kepadatan biasanya mulai terjadi pada sore hari, terutama saat jam pulang kerja.</p>
<p>“Biasanya kondisi lalu lintas mulai padat sore hari, terutama saat jam pulang kerja. Penyebab utama kemacetan adalah lokasi parkir yang kurang memungkinkan, ditambah banyak angkot dan mobil yang keluar-masuk melalui satu jalur sehingga sering macet,” ungkap Haji Adi Kusnadi.</p>
<p>Imam, seorang pengguna jalan yang melewati area Stasiun Cikarang setiap hari, menambahkan:</p>
<p>“Kepadatan arus kendaraan terjadi hampir setiap pagi dan sore, pas jam berangkat dan pulang kerja. Kondisi ini sangat mengganggu karena seharusnya saya bisa berangkat on time, tapi sering terlambat. Menurut saya, pengaturan lalu lintas di area ini masih kurang, apalagi angkot sering berhenti sembarangan,” ujar Imam.</p>
<p>Beni, pedagang makanan ringan di sekitar stasiun, juga memberikan pandangannya:</p>
<p>“Di sini memang padat, terutama pagi hari yang membuat susah masuk karena macet. Kepadatan lalu lintas berpengaruh terhadap jumlah pembeli karena orang jadi banyak mampir beli. Kalau dari sisi kenyamanan, alhamdulillah nyaman, tapi dari segi lalu lintas, harapannya bisa lebih tertib dan teratur agar aktivitas semuanya lebih enak,” ungkap Beni.</p>
<p><strong>Faktor Penyebab Kepadatan</strong></p>
<p>Hasil liputan menunjukkan beberapa faktor utama yang menyebabkan kepadatan arus kendaraan di depan Stasiun Cikarang:</p>
<ul>
<li>Volume kendaraan tinggi – Banyak warga Bekasi yang pulang kerja menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum.</li>
<li>Keterbatasan fasilitas parkir – Area parkir yang terbatas membuat kendaraan antre untuk masuk atau keluar.</li>
<li>Satu jalur kendaraan – Sebagian besar kendaraan keluar-masuk melalui satu jalur, sehingga arus tersendat.</li>
</ul>
<p>Faktor-faktor ini menjadikan kepadatan arus kendaraan sebagai fenomena yang hampir selalu terjadi pada jam sibuk sore hari.</p>
<p><strong>Tips Mengatasi Kepadatan</strong></p>
<p>Beberapa langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko macet dan keterlambatan:</p>
<ul>
<li>Menghindari jam sibuk sore hari jika memungkinkan.</li>
<li>Menggunakan transportasi umum alternatif seperti kereta atau bus antar kota.</li>
<li>Menyiapkan waktu tambahan agar perjalanan tidak tergesa-gesa.</li>
<li>Memanfaatkan jalur alternatif di sekitar stasiun untuk menghindari antrean panjang.</li>
</ul>
<p>Dengan perencanaan sederhana, perjalanan di sekitar Stasiun Cikarang tetap dapat lancar dan aman.</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Kepadatan arus kendaraan di depan Stasiun Cikarang pada sore hari merupakan fenomena rutin yang disebabkan tingginya aktivitas masyarakat, kendaraan pribadi, angkutan umum, dan pengemudi ojek online. Fenomena ini memengaruhi pengendara, penumpang, dan pedagang di sekitar stasiun.</p>
<p>Pengaturan lalu lintas yang lebih tertib serta fasilitas parkir yang memadai menjadi solusi utama untuk meningkatkan kelancaran dan kenyamanan perjalanan di area stasiun.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasihitz.com/arus-kendaraan-di-depan-stasiun-cikarang-padat-pada-sore-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedasnya Seblak Calangap Jadi Favorit Remaja Cikarang</title>
		<link>https://bekasihitz.com/pedasnya-seblak-calangap-jadi-favorit-remaja-cikarang/</link>
					<comments>https://bekasihitz.com/pedasnya-seblak-calangap-jadi-favorit-remaja-cikarang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[operator]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 01:52:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasihitz.com/?p=2078</guid>

					<description><![CDATA[Cikarang, 22 Desember 2025  &#8211; Kedai Seblak Calangap,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cikarang, 22 Desember 2025  &#8211; </strong>Kedai Seblak Calangap, yang terletak di Jl. Tegal Danas, Sertajaya, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, tengah menjadi salah satu destinasi kuliner favorit remaja Cikarang. Dengan konsep prasmanan dan suasana sederhana, kedai ini selalu ramai, terutama pada sore hari, saat banyak pengunjung datang untuk menikmati seblak hangat dengan berbagai topping pilihan.</p>
<p><strong>Pilihan Topping yang Melimpah</strong></p>
<p>Salah satu daya tarik utama Kedai Seblak Calangap adalah kebebasan pengunjung dalam memilih topping. Tersedia lebih dari 30 jenis topping, mulai dari kerupuk, makaroni, bakso, sosis, ceker, hingga aneka sayuran. Harga setiap topping juga cukup terjangkau, dimulai dari Rp1.000 per item, sehingga pengunjung bisa menyesuaikan menu sesuai selera dan kantong mereka.</p>
<p><strong>Kesan Pengunjung</strong></p>
<p>Nadia, seorang pengunjung yang datang bersama temannya Vela, mengaku mengetahui kedai ini dari temannya. Ia mengatakan bahwa menu favoritnya adalah Seblak Original, harga yang ditawarkan worth it dan sesuai porsi, dan ia memberikan nilai 9/10 untuk rasa seblak di kedai ini.</p>
<p>“Menu favorit saya Seblak Original, harganya worth it dan sesuai porsi, saya kasih nilai 9/10 untuk rasanya,” ujar Nadia.</p>
<p>Vela, yang merupakan teman Nadia, memberikan penilaian yang sama, menyatakan bahwa rasa dan porsi seblak di kedai ini memuaskan.</p>
<p><strong>Proses Memasak yang Menarik</strong></p>
<p>Daya tarik lain dari kedai ini adalah proses memasaknya yang cepat dan aroma pedas khasnya yang langsung tercium begitu memasuki area dapur. Setiap porsi dimasak langsung saat dipesan, sehingga pengunjung bisa menikmati seblak hangat dengan topping pilihan mereka. Suasana dapur yang aktif dan aroma seblak yang menggoda menambah pengalaman kuliner yang unik bagi pengunjung</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Dari hasil liputan di lapangan, Kedai Seblak Calangap tidak hanya menawarkan rasa seblak pedas yang menggoda, tetapi juga pengalaman kuliner yang membuat banyak orang ingin kembali. Suasana kedai yang ramai, proses memasak yang menarik, serta pilihan topping yang beragam menjadikan kedai ini sebagai salah satu kuliner favorit remaja Cikarang.</p>
<p>Dengan harga yang terjangkau dan kualitas rasa yang memuaskan, tak heran jika Kedai Seblak Calangap selalu ramai dan menjadi tujuan utama bagi para pecinta seblak di wilayah Cikarang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasihitz.com/pedasnya-seblak-calangap-jadi-favorit-remaja-cikarang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LEWAT GAMBAR DAN KATA, STORY DRAWING BANGUN KARAKTER SISWA SDN PASIRSARI 02</title>
		<link>https://bekasihitz.com/lewat-gambar-dan-kata-story-drawing-bangun-karakter-siswa-sdn-pasirsari-02/</link>
					<comments>https://bekasihitz.com/lewat-gambar-dan-kata-story-drawing-bangun-karakter-siswa-sdn-pasirsari-02/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[operator]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 09:41:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasihitz.com/?p=2073</guid>

					<description><![CDATA[Bekasi, November 2025 — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekasi, November 2025 — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan edukatif di SDN Pasirsari 02, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, melalui penerapan metode Story Drawing sebagai upaya menumbuhkan karakter dan kreativitas siswa sekolah dasar.</p>
<p>Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan sekolah dalam meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, serta kreativitas siswa yang selama ini masih didominasi pembelajaran berbasis buku teks. Metode Story Drawing menggabungkan aktivitas menggambar dan bercerita sehingga siswa dapat mengekspresikan ide, perasaan, dan imajinasi mereka secara visual dan verbal.</p>
<p>Program PKM ini diketuai oleh Sudarmaji bersama enam anggota tim mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam beberapa tahapan, mulai dari persiapan materi, observasi kelas, pelaksanaan workshop Story Drawing, pendampingan siswa, hingga presentasi hasil karya siswa di depan kelas.</p>
<p>Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keberanian siswa dalam menyampaikan cerita, meningkatnya rasa percaya diri, serta berkembangnya kreativitas melalui karya gambar dan narasi sederhana. Guru-guru SDN Pasirsari 02 memberikan tanggapan positif terhadap metode ini karena dinilai menyenangkan, mudah diterapkan, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, tim PKM berharap metode Story Drawing dapat menjadi alternatif pembelajaran kreatif yang diterapkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah guna mendukung pembentukan karakter, literasi, dan kreativitas siswa sejak dini.</p>
<p>Kontak Media:<br />
Tim PKM UBSI<br />
Email: sudarmaji110903@gmail.com</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasihitz.com/lewat-gambar-dan-kata-story-drawing-bangun-karakter-siswa-sdn-pasirsari-02/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sukses Menggelar  Seminar &#8220;Beyond AI Collaboration Humans &#038; AI&#8221;, UBSI Kalimalang Ajak Generasi Muda Jadikan Ai Sahabat Terpelajar.</title>
		<link>https://bekasihitz.com/sukses-menggelar-seminar-beyond-ai-collaboration-humans-ai-ubsi-kalimalang-ajak-generasi-muda-jadikan-ai-sahabat-terpelajar/</link>
					<comments>https://bekasihitz.com/sukses-menggelar-seminar-beyond-ai-collaboration-humans-ai-ubsi-kalimalang-ajak-generasi-muda-jadikan-ai-sahabat-terpelajar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[operator]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 12:54:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#MahasiswaUBSI]]></category>
		<category><![CDATA[#ubsi kalimalang]]></category>
		<category><![CDATA[AI dalam Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[AI di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[AI untuk Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasihitz.com/?p=2063</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA (16/12/2025) –berlangsung di Aula Besar Universitas Bina...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA (16/12/2025) –berlangsung di Aula Besar Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kalimalang.”</p>
<p>Di tengah rasa khawatir global mengenai peran manusia yang akan tergantikan oleh teknologi semacam artificial intelligence, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kalimalang justru telah membuktikan sebaliknya. Pada Senin (15/12), UBSI Kalimalang telah sukses menyelenggarakan seminar edukatif bertajuk &#8220;Collaboration Humans &amp; AI for Education&#8221; yang memadati Aula Besar UBSI Kalimalang.</p>
<p>Acara yang berlangsung dari Pkl. 09.00 hingga 12.00 WIB ini dihadiri secara penuh oleh ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, siswa sekolah menengah, hingga masyarakat umum yang ingin mendalami Dunia kecerdasan buatan.</p>
<p>Kepala Kampus UBSI Kalimalang, Nicodias Palasara, M.Kom, dalam sambutannya mengapresiasi tingginya minat peserta untuk belajar. Ia menekankan bahwa kehadiran AI harus disikapi dengan bijak dan optimis.<br />
&#8220;Melihat antusiasme hari ini, saya semakin yakin bahwa generasi kita siap beradaptasi. Seperti yang kita diskusikan hari ini, kuncinya adalah kolaborasi. Jadikan AI sebagai mitra belajar yang asyik di Kampus Digital Kreatif ini, bukan sebagai kompetitor yang ditakuti,&#8221; seperti yang diucapkan oleh Nicodias usai acara berlangsung.</p>
<p>Diskusi Hangat ini dan Inspiratif</p>
<p>Keseruan acara dipandu oleh MC Putra Apriliyadi yang telah berhasil menjaga energi peserta tetap tinggi hingga akhir acara. Dimana saat Inti acara, yakni sesi diskusi, dipimpin oleh Moderator terbaik UBSI Kalimalang Mayoshi Aulia Nugroho yang telah membuat alur pembicaraan berjalan mengalir namun tetap berbobot.</p>
<p>Dua narasumber utama tampil memukau dalam menyampaikan materi. Amin Nur Rais, M.Kom (Partner of DICO) dan Agung Fazriansyah, M.Kom (AI Enthusiast) secara bergantian telah memaparkan bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan secara benar dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan skill individu.</p>
<p>Dalam sesi tanya jawab, para peserta aktif menyampaikan pertanyaan mengenai etika penggunaan Artificial intelligence hingga trik memanfaatkan teknologi untuk tugas akademik serta pekerjaan. Diskusi ini telah membuka sebuah wawasan baru dimana bahwa sinergi antara manusia dan teknologi adalah sebuah kepercayaan yang dapat membawa dampak positif jika dikelola dengan benar.</p>
<p>Komitmen Kampus Digital Kreatif</p>
<p>Suksesnya acara ini telah menjadi sebuah bukti nyata bahwa komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif Dan unggul di Indonesia. UBSI terus berupaya setiap tahunnya untuk menyediakan wadah bagi masyarakat agar melek teknologi tanpa terkendala biaya, dimana acara berkualitas ini diselenggarakan secara GRATIS.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, UBSI Kalimalang berharap dapat menjadi pencetak generasi unggul yang tidak hanya pandai menggunakan teknologi, tetapi juga dapat beradaptasi dan bijak dalam menghadapi perubahan zaman.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasihitz.com/sukses-menggelar-seminar-beyond-ai-collaboration-humans-ai-ubsi-kalimalang-ajak-generasi-muda-jadikan-ai-sahabat-terpelajar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UBSI Bekasi Dorong Literasi Digital Siswa Lewat Workshop Industri Kreatif</title>
		<link>https://bekasihitz.com/ubsi-bekasi-dorong-literasi-digital-siswa-lewat-workshop-industri-kreatif/</link>
					<comments>https://bekasihitz.com/ubsi-bekasi-dorong-literasi-digital-siswa-lewat-workshop-industri-kreatif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[operator]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 11:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasihitz.com/?p=2049</guid>

					<description><![CDATA[Bekasi – Perkembangan industri kreatif berbasis teknologi digital...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="397" data-end="891"><strong data-start="397" data-end="407">Bekasi</strong> – Perkembangan industri kreatif berbasis teknologi digital menuntut generasi muda untuk memiliki keterampilan yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga kreatif, adaptif, dan berorientasi pada solusi. Menyikapi tantangan tersebut, <strong data-start="644" data-end="697">Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Bekasi</strong> berkolaborasi dengan <strong data-start="719" data-end="755">SMK Industri Kreatif Kota Bekasi</strong> dan <strong data-start="760" data-end="797">Digital Creative Community (DICO)</strong> menyelenggarakan <strong data-start="815" data-end="890">Workshop Industri Kreatif bertajuk “Design Thinking for Youth Business”</strong>.</p>
<p data-start="893" data-end="1197">Kegiatan yang digelar di Aula SMK Industri Kreatif Kota Bekasi ini diikuti oleh ratusan siswa tingkat SLTA. Workshop ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi digital sekaligus membangun kesiapan mental generasi muda dalam menghadapi dunia kerja dan pendidikan tinggi di era transformasi digital.</p>
<p data-start="1199" data-end="1533">Workshop difokuskan pada pengenalan <em data-start="1235" data-end="1252">design thinking</em> sebagai pendekatan kreatif dalam memecahkan masalah dan mengembangkan ide bisnis berbasis teknologi. Peserta diajak memahami bagaimana kreativitas, empati, dan pemanfaatan teknologi—termasuk kecerdasan buatan—dapat menjadi modal penting dalam membangun karier di industri kreatif.</p>
<p data-start="1199" data-end="1533"><strong>Baca Juga: <a href="https://signaltodays.com/seminar-beyond-ai-outlook-2026-ubsi-bekasi-membangun-wawasan-artificial-intelligence-untuk-akademisi/" target="_blank" rel="noopener">Seminar Beyond AI Outlook 2026 UBSI Bekasi: Membangun Wawasan Artificial Intelligence untuk akademisi</a></strong></p>
<p data-start="1535" data-end="1904">Narasumber utama, Alex Suhardi selaku Partner Digital Creative Community (DICO), menyampaikan bahwa generasi muda perlu dibekali pola pikir inovatif sejak dini. Menurutnya, kemampuan beradaptasi, keberanian berkreasi, serta ketangguhan mental menjadi faktor kunci agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi dan peluang baru.</p>
<p data-start="1906" data-end="2098">“Industri kreatif saat ini terbuka luas bagi generasi muda. Namun, diperlukan kesiapan mental dan keterampilan yang relevan agar mereka mampu bersaing secara sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<h3 data-start="2100" data-end="2143">Sinergi Pendidikan dan Industri Kreatif</h3>
<p data-start="2145" data-end="2459">Kolaborasi antara UBSI Bekasi, SMK Industri Kreatif Kota Bekasi, dan DICO mencerminkan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan komunitas industri. Melalui pendekatan kolaboratif ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang kontekstual, tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik dan wawasan lapangan.</p>
<p data-start="2461" data-end="2830">Bagi Universitas Bina Sarana Informatika Bekasi, keterlibatan dalam workshop ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri. UBSI Bekasi secara konsisten mendorong penguatan kompetensi digital, kreativitas, serta karakter profesional sebagai bekal mahasiswa di masa depan.</p>
<p data-start="2832" data-end="3160">Selain memperkaya wawasan siswa, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara sekolah dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan transisi pendidikan siswa SLTA ke jenjang yang lebih tinggi. UBSI Bekasi memperkenalkan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi dan industri kreatif yang selama ini menjadi ciri khas kampus digital.</p>
<h3 data-start="3162" data-end="3213">Membangun Minat dan Kesadaran Pendidikan Tinggi</h3>
<p data-start="3215" data-end="3514">Workshop Industri Kreatif ini juga dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pendidikan tinggi. Melalui pendekatan yang inspiratif dan komunikatif, siswa memperoleh gambaran mengenai jalur pendidikan dan karier yang dapat ditempuh di bidang digital kreatif.</p>
<p data-start="3516" data-end="3810">Kepala sekolah SMK Industri Kreatif Kota Bekasi menyambut positif kegiatan tersebut dan menilai workshop ini mampu memberikan motivasi tambahan bagi siswa. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas kreatif membuka perspektif baru bagi siswa dalam merancang masa depan mereka.</p>
<p data-start="3812" data-end="3961">“Kegiatan seperti ini membantu siswa memahami bahwa pendidikan dan keterampilan harus berjalan seiring untuk menghadapi tantangan global,” ungkapnya.</p>
<h3 data-start="3963" data-end="4008">Dukungan terhadap Pembangunan SDM Digital</h3>
<p data-start="4010" data-end="4340">Secara lebih luas, Workshop Industri Kreatif UBSI Bekasi sejalan dengan kebutuhan nasional dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Literasi digital, kreativitas, dan inovasi menjadi kompetensi utama yang dibutuhkan untuk mendorong daya saing bangsa di tengah pesatnya perubahan industri.</p>
<p data-start="4342" data-end="4575">Melalui kegiatan edukatif berbasis kolaborasi, UBSI Bekasi menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pengembangan masyarakat dan generasi muda.</p>
<p data-start="4577" data-end="4771">Workshop ini diharapkan menjadi model kegiatan serupa yang dapat direplikasi secara berkelanjutan, guna menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, relevan, dan berorientasi pada masa depan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasihitz.com/ubsi-bekasi-dorong-literasi-digital-siswa-lewat-workshop-industri-kreatif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Bina Sarana Informatika Bekasi Siap Gelar Beyond AI Outlook 2026</title>
		<link>https://bekasihitz.com/universitas-bina-sarana-informatika-bekasi-siap-gelar-beyond-ai-outlook-2026/</link>
					<comments>https://bekasihitz.com/universitas-bina-sarana-informatika-bekasi-siap-gelar-beyond-ai-outlook-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[operator]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 06:16:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasihitz.com/?p=2044</guid>

					<description><![CDATA[Bekasi — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="320" data-end="737"><strong data-start="320" data-end="330">Bekasi</strong> — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan literasi teknologi dengan akan menggelar kegiatan bertajuk <strong data-start="500" data-end="562">Beyond AI Outlook 2026: Artificial Intelligence 360 Degree</strong>. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada <strong data-start="603" data-end="630">Kamis, 18 Desember 2025</strong>, pukul <strong data-start="638" data-end="657">08.00–11.30 WIB</strong>, bertempat di <strong data-start="672" data-end="699">Aula UBSI Kampus Bekasi</strong>, Jalan Cut Mutia No. 88, Kota Bekasi.</p>
<p data-start="739" data-end="1178">Kegiatan Beyond AI Outlook 2026 merupakan forum edukatif yang dirancang untuk membahas perkembangan dan dampak Artificial Intelligence (AI) secara menyeluruh, mulai dari dunia pendidikan, industri kreatif, hingga media digital. Melalui konsep <em data-start="982" data-end="1018">Artificial Intelligence 360 Degree</em>, UBSI Bekasi ingin menghadirkan perspektif komprehensif agar peserta mampu memahami AI tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek strategis dan etis.</p>
<p data-start="1180" data-end="1449">Kepala Kampus UBSI Bekasi, <strong data-start="1207" data-end="1230">Suhardi, S.Sos., MM</strong>, dijadwalkan hadir sebagai keynote speaker. Dalam paparannya nanti, ia akan menyoroti peran perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang adaptif terhadap transformasi digital dan kecerdasan buatan.</p>
<p data-start="1451" data-end="1745">“Artificial Intelligence bukan lagi teknologi masa depan, melainkan realitas hari ini. Kampus memiliki tanggung jawab untuk membekali mahasiswa dan masyarakat dengan pemahaman yang tepat agar AI dapat dimanfaatkan secara produktif dan bertanggung jawab,” ujar Suhardi dalam keterangan tertulis.</p>
<p data-start="1451" data-end="1745"><a href="https://bekasihitz.com/universitas-bsi-sukses-gelar-pelatihan-public-speaking-voice-of-power-untuk-siswa-smai-yaspia-cibarusah/">Baca Juga : <strong>Universitas BSI Sukses Gelar Pelatihan Public Speaking “Voice of Power” untuk Siswa SMAI Yaspia Cibarusah</strong></a></p>
<p data-start="1747" data-end="2094">Selain keynote speaker, Beyond AI Outlook 2026 juga menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai latar belakang. <strong data-start="1862" data-end="1882">Kukuh Panggahlih</strong>, AI Enthusiast sekaligus Partner of DICO, akan membahas dinamika dan peluang AI di era digital. Sementara itu, <strong data-start="1994" data-end="2012">Muhamad Tsabit</strong>, BSI TV Director, akan mengulas peran AI dalam industri media dan konten kreatif.</p>
<h4 data-start="2096" data-end="2363">Segmentasi Peserta Seminar</h4>
<p data-start="2096" data-end="2363">Kegiatan ini terbuka untuk <strong data-start="2123" data-end="2173">dosen, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum</strong>, serta dapat diikuti secara gratis. Peserta akan mendapatkan berbagai manfaat, mulai dari materi softfile, e-sertifikat, hingga wawasan terbaru seputar perkembangan Artificial Intelligence.</p>
<p data-start="2365" data-end="2755">Melalui penyelenggaraan Beyond AI Outlook 2026, <strong data-start="2413" data-end="2459">Universitas Bina Sarana Informatika Bekasi</strong> menegaskan posisinya sebagai kampus digital kreatif yang aktif mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan. Acara ini diharapkan menjadi ruang dialog strategis yang mampu meningkatkan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan era AI menuju tahun 2026 dan seterusnya.</p>
<h5 data-start="2365" data-end="2755">Link Daftar Gratis</h5>
<p data-start="2757" data-end="2876">Pendaftaran kegiatan dapat dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang tersedia pada kanal informasi UBSI Bekasi.Universitas Bina Sarana Informatika Bekasi merupakan perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan pendidikan berbasis teknologi, digital kreatif, dan kewirausahaan. UBSI Bekasi terus berkomitmen mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era transformasi digital.</p>
<p data-start="2757" data-end="2876"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-2045 size-full" src="https://bekasihitz.com/wp-content/uploads/2025/12/feed-instagram-5.png" alt="Link daftar Seminar" width="1080" height="1350" /></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasihitz.com/universitas-bina-sarana-informatika-bekasi-siap-gelar-beyond-ai-outlook-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UBSI Luncurkan “SALAING PROJECT”: Kampanye Sosial Selamatkan Laut dari Sampah Plastik</title>
		<link>https://bekasihitz.com/mahasiswa-ubsi-luncurkan-salaing-project-kampanye-sosial-selamatkan-laut-dari-sampah-plastik/</link>
					<comments>https://bekasihitz.com/mahasiswa-ubsi-luncurkan-salaing-project-kampanye-sosial-selamatkan-laut-dari-sampah-plastik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[operator]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 12:50:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasihitz.com/?p=2021</guid>

					<description><![CDATA[Karawang, 13 Desember 2025 – Mahasiswa Program Studi Ilmu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Karawang, 13 Desember 2025</strong> – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) meluncurkan inisiatif kampanye sosial bertajuk <strong>“SALAING PROJECT: Save The Ocean And Save The Future”</strong>. Kampanye ini merupakan respons atas krisis pencemaran plastik yang mengancam ekosistem laut global, serta menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan proyek lingkungan mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengusung tema <strong>&#8220;SALAING: Sahabat Laut &amp; Lingkungan Gotong Royong Menjaga Masa Depan Biru&#8221;</strong>, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong aksi nyata masyarakat dalam mengatasi sampah plastik di lautan. Kampanye ini berlatar belakang urgensi untuk menyelamatkan ekosistem laut yang kritis melalui edukasi, kolaborasi, dan aksi langsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tujuan utama kegiatan ini meliputi:</p>
<ul>
<li>Menggunakan visual <em>PR stunt</em> yang kuat untuk memobilisasi perhatian media dan publik.</li>
<li>Memberikan pemahaman mendalam tentang dampak destruktif sampah plastik terhadap ekosistem laut.</li>
<li>Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat langsung dalam aksi nyata lingkungan.</li>
<li>Menyediakan pengalaman belajar yang berkesan dan mengubah perspektif peserta tentang konservasi laut.</li>
</ul>
<p>Kegiatan ini akan diselenggarakan di <strong>Lokasi Karang Pawitan</strong>, Karawang yang dipilih karena memiliki pengunjung padat dan banyak komunitas aktif yang sering beraktivitas di sana. Rangkaian acara utama akan mencakup pelaksanaan kegiatan <em>PR Stunt </em>yang dijadwalkan pada pukul 16.00 WIB s/d Selesai. Kampanye ini juga menjadi wadah interaksi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum, dengan harapan dapat menginspirasi para peserta untuk terus beraksi sebagai Sahabat Laut &amp; Lingkungan.</p>
<p>“SALAING PROJECT lebih besar dari sekadar kampanye, ini adalah seruan untuk bergotong royong. kami percaya, pendidikan terbaik adalah pengalaman langsung. melalui <em>experiential learning</em> dan PR stunt kami, kami berharap setiap peserta menjadi ‘Sahabat Laut’ yang aktif.” ujar Marco Doris Timo selaku ketua pelaksana SALAING PROJECT.</p>
<p>Secara spesifik, sasaran utama kampanye ini adalah seluruh lapisan elemen masyarakat, mahasiswa, pelajar, dll.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai detail dan kolaborasi, dapat menghubungi:</p>
<ul>
<li><strong>Ketua Pelaksana:</strong>Marco Doris Timo (082164412768)</li>
<li><strong>Sekretaris:</strong>Jelita Sukma Sanggarwati Pursidi (085884836716)</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasihitz.com/mahasiswa-ubsi-luncurkan-salaing-project-kampanye-sosial-selamatkan-laut-dari-sampah-plastik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
